Semua orang terkerjut ketika Rin berhasil masuk Sinegard, akademi militer elite di Kekaisaran nikan,. Tetapi, kejutan tidaklah selalu menyenangkan.
Karena dianggap anak kampung miskin, Rin jadi bulan-bulanan. Apalagi karena ia perempuan. Dalam keadaan putus asa, Rin mendapati dirinya ternyata memiliki kekuatan supernatural yang mematikan-syamanisme. Di bawah bimbingan guru yang dianggap gila, Rin jadi tahu bahwa dewa-dewa yang selama ini dikira mati, ternyata masih hidup.
Kekaisaran Nikan hidup damai, namun bekas penjajahnya, Federasi Mugen, terus mengintai. Kekuatan syamanisme Rin mungkin satu-satunya yang bisa menyelamatkan rakyat, tapi semakin ia mengenal sang dewa Pheonix yang memilihnya, dewa penuh kemurkaan dan dendam, semakin ia khawatir.
Memenangi perang mungkin harus dibayarnya mahal dengan sifat kemanusiaan. Dan mungkin semuanya sudah terlambat.
Begitu kata sinopsis buku novel ini. Kita flashback dulu, dimana kenapa aku membeli buku ini.
Buku ini memang sudah jadi wishlist aku sedari dulu tapii aku memilih untuk istirahat dulu nih dari dunia novel series. Jujurly, novel berseries itu sangat PR sekali tapi bikin penasaran dan setelah vakum dari dunia perseries-an, ini saat yang tepat untuk comeback tapiiii aku bener-bener harus cari nih buku yang ga bikin nyesel dan butuh villain-villain menggoda, ya ga sihhh.. Eh dapet seliweran tik tok kalau buku yg sudah dari lama ada di wishlistku ini katanya main villain ya main characternya. Boom banget kan, yasudah saatnya aku baca deh bukunya..
Pendapatku yaaa mengenai buku ini tuhhhhh kalau dari segi cerita cukup slow pace juga kadang ada monoton dan bosennya, tapi grimdark genre nyaaa DAPET. Maybe setelah baca buku keduanya bisa ketahuan seru banget atau gimana soalnya aku dapetin serunya pas mau akhir-akhir gitu di buku pertama
Pendapatku yaaa mengenai buku ini tuhhhhh kalau dari segi cerita cukup slow pace juga kadang ada monoton dan bosennya, tapi grimdark genre nyaaa DAPET. Maybe setelah baca buku keduanya bisa ketahuan seru banget atau gimana soalnya aku dapetin serunya pas mau akhir-akhir gitu di buku pertama
Comments
Post a Comment