Buku ini berfokus untuk membagi informasi terkait hubungan
kita dengan makanan. Mengandung banyak informasi yang mungkin bisa menjawab
permasalahan atau pertanyaan kalian, mulai kenapa selalu merasa lapar, terbiasa
dengan food rewarding, perasaan
bersalah, kebiasaan makan, overeating dan
beberapa situasi yang mungkin tidak terpikirkan tapi bisa mempengaruhi kualitas
makan kalian.
“I didn’t love my bod,
but I did love food, and I thought that you kind of had to pick a lane—you
could either feel good about your bod but relinquish the joys of eating
delicious food, or you could
enjoy food but in turn sacrifice having the body you wanted. I genuinely
thought it was an either/or thing. Without all the facts, the self-awareness,
or the self-compassion, I became the queen of Diet Coke and sad salads with
dressing on the side. As I eventually discovered, not only is this a really
gloomy way to live, but restricting yourself this way doesn’t actually work. It
keeps you forever hungry and constantly thinking about food…”
Informasi yang disajikan cukup sederhana jadi kalangan
manapun bisa baca tanpa takut ada istilah istilah asing di dalamnya. Buku ini
juga memberikan tips, saran hingga resep. Informasinya cukup menarik buat aku baca
hingga akhir. Buat kalian yang punya masalah seputar hubungan kalian dengan
makan atau makanan, mungkin ini bisa menjadi alternative untuk dapetin solusi.
Membantu atau tidak tergantung tiap individunya. Overall, aku suka kesederhanaan
buku ini ga nyesel untuk bacanya.
Comments
Post a Comment