Skip to main content

MBTI #INTJTALK

 


Tes kepribadian (personality test) sebenarnya udah ada dari dulu dan cukup popular, bukan tesnya yang popular tapi hasilnya. Tipe kepribadian seseorang dicerminkan melalui suatu hal dan bersifat general menarik perhatian banyak orang. Zamanku dulu kepribadian mulai dari zodiac, shio, golongan darah popular banget walaupun sebenarnya menurut aku sih kok bisa hanya dari kaya gitu aja sudah mencerminkan kepribadian seseorang karena orang yang punya golongan darah yang sama ga menunjukkan kepribadian yang sama cuman ini cukup popular dan bahkan menjadi penilaian.

Pada masa kini yang lagi popular adalah MBTI (The Myers Briggs Type Indicator) untuk lebih jelasnya seperti apa itu MBTI, bisa search Google aja ya, ada official website nya. Awalnya aku tahu tes kepribadian ini dari seorang teman kuliah. Aku coba dong dan hasilnya adalah INTJ. Jadi kita cuman mengisi beberapa pertanyaan sesuai dengan kita atau tidak, ada beberapa website yang cukup di percaya banyak orang karena hasilnya yang cukup akurat. Waktu aku baca tipe kepribadian INTJ, secara general itu mirip. Gara gara dikenalkan dengan MBTI ini, jujur aku tertarik untuk membaca hal hal yang berkaitan dengan INTJ. Itu seru. Mulai dari gestur INTJ, hubungan INTJ dengan tipe MBTI lainnya itu cukup menarik untuk aku baca. Ya, aku merasa terhibur dan menambah informasi unik. Bahkan ketika kuliah ada satu mata kuliah yang mengharuskan kita mengikuti tes ini dalam rangka melihat peluang dalam kewirausahaan sesuai kepribadian cocok mengambil peran apa. Aku coba lagi tes MBTInya, hasilnya pun tetap sama. Sebelum menulis ini pun aku coba ikut tes lagi karena sudah bertahun tahun yang lalu aku terakhir ikut tes MBTI ini, hasilnya tetap sama, INTJ.  

Aku pernah baca beberapa forum diskusi, pastinya ada pro dan kontra terkait MBTI. Aku ga mempermasalahkan itu karena setiap orang punya opini sendiri. Menurut aku MBTI ini tidak menggambarkan sepenuhnya kepribadian individu tapi dia bisa menggambarkan secara general dan memang MBTI ini punya tujuan sendiri kenapa dibentuk dan rata rata MBTI digunakan untuk menentukan karir atau pekerjaan, jadi kepribadian seseorang tidak sepenuhnya tergambar spesifik disini karena aku pernah bertemu dengan orang dengan tipe MBTI yang sama tapi kepribadian mereka cukup berbeda hanya saja secara MBTI mereka punya kesamaan yang bersifat general. Hal yang paling menggambarkan seseorang adalah Introvert atau Extrovert (menurut aku ya..) Karena itu yang paling bisa membedakan pribadi orang. Bagaimana kalau seorang introvert begini atau seorang extrovert, untuk beberapa situasi kadang terlihat mana orang yang introvert dan extrovert.

Aku terhibur membaca terkait MBTI karena seru untuk diikuti berikut dengan opini opini orang yang berbeda tapi mostly aku cuman baca terkait INTJ jadi bukan berarti kalau ketemu orang aku langsung bisa menduga tipe MBTI orang tersebut. Jangan sampai MBTI ini menjadi penentu kepribadian kamu sesungguhnya. Jadi diri sendiri kuncinya, ada satu point karena terlalu meyakini hasil tersebut karakter kamu malah terbentuk oleh teori itu padahal sebenarnya mungkin kamu bisa lebih baik dari itu. Misalnya, INTJ itu kurang berempati. Ada benarnya, aku pun kadang merasa begitu tapiii bukan berarti gara gara teorinya seperti itu, “Aku INTJ jadi harus kurang mempunyai rasa empati.” No. Jangan sampe teori yang menentukan kepribadian kita. Aku ingin mengaitkan dengan buku yang lagi aku baca, “Atomic Habits” penulis James Clear, ada tulisannya bilang,

Penelitian menunjukkan bahwa begitu orang meyakini aspek tertentu dalam identitas mereka, mereka lebih mungkin bertindak selaras dengan keyakinan itu.”

Memang disini lebih cenderung kaitannya dengan identitas dan perilaku yang membentuk suatu kebiasaan. Ga tahu kenapa, waktu baca point ini aku teringat dengan MBTI. Ya ga sih, identitas bisa terbentuk karena meyakini. Kalau terlalu meyakini teori tersebut mungkin kan identitas kita bisa terbentuk gara gara itu?

Sudah banyak juga jurnal penelitian yang ingin membuktikan MBTI ini tapi kebanyakan memang dipakai untuk pemilihan karir dan dilakukan terhadap pelajar/mahasiswa. Cuman aku tertarik aja karena MBTI ini bisa membedakan atau membagi menjadi 16 tipe kepribadian dan itu pun dilakukan ga asal asalan sampai bisa menghasilkan 16 tipe dan pada akhirnya popular terutama dikalangan penentuan karir.

Comments

Popular posts from this blog

[review] Di Tanah Lada - Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Buku novel Di Tanah Lada ini merupakan novel kedua dari penulis, yaitu Ziggy setelah baca Tiga dalam Kayu dan novel ini menceritakan tentang dua anak kecil yang diliputi skeptis dan pertanyaan-pertanyaan yang wajar sekali jika mereka mempertanyakan hal itu, tetapi mereka tidak hanya bertanya, kebanyakan mereka menyimpulkan berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan. Mulai dari perspektif dimana mereka mendoktrin bahwa semua ayah itu jahat dan masih banyak lagi, walaupun ada beberapa point yang pengen banget dibahas lebih jauh lagi tapi aku puas dengan endingnya, bahkan terdapat lebih dari satu ending. Berikut sedikit penjelasan novelnya, "Salva, sering disapa Ava. Namun, Papanya ingin menamainya Saliva, yang berarti ludah, sebab menganggapmya tidak berguna. Dari kamus pemberian Kakek Kia, Ava mencari setiap maksa dari kata-kata yang ditemukan sehari-hari. Ketika keluarga Ava pindah ke Rusun nero setelah Kakek Kia meninggal, Ava berjumpa dengan P-anak lelaki yang pandai sekali b...

[review] Bone by Mijin Jung

  Ini dia sinopsisnya, “Bawa 500 juta won, atau gadis ini mati.” Dua tahun sudah Hajin menghilang tanpa kabar, meninggalkan luka yang nyaris tak bisa disembuhkan dalam diri Junwon. Akan tetapi, saat Junwon mulai melupakan Hajin dan melanjutkan hidupnya, dia menerima sebuah paket dengan surat ancaman. Batas waktunya mendesak, Junwon harus menemukan Hajin. Jika tidak, sudah bisa dipastikan dia tidak akan pernah bisa bertemu dengan gadis itu lagi. Junwon pun memulai pencariannya, tenggelam dalam kenangan-kenangan bersama Hajin… Sebuah fiksi fotografi. Foto oleh Sunhye Oh.   Aku tertarik dari buku ini karena mereka menyajikan jepretan-jepretan karya Sunhye Oh dan hasil jepretannya aku suka tipikal gloomy dan dark gimana gitu kesannya. Kemudian, judulnya. Setelah baca buku ini, kalian akan tahu kenapa buku ini bisa diberi judul “Bone” Overall, dari segi ceritanya termasuk biasa aja, alurnya maju mundur dan mungkin jadinya lebih ke misteri-romance. Barangkali genrenya (?) Bukan peny...

[review] MATINYA KEPAKARAN - TOM NICHOLS

Pertama-tama, kenapa aku bisa memilih buku ini untuk dibaca. Banyaknya list buku yang ingin aku beli kalah dengan ego, yang malah cari referensi lagi buku untuk dibeli dan ketemulah satu video youtube, yaitu official youtubenya Pak Anies yang mereview buku ini. Dalam video tersebut Pak Anies menjelaskan kaitannya "pakar" dan suatu negara. Penasaran dong. Yes, sebagai seseorang yang bekerja dengan topik terkait dalam suatu kepakaran tentu saja mendorong niatku untuk membeli buku ini. Sebelumnya mohon maaf list bukuku yang lain..  Berikut sinopsis dari buku tersebut,  Seberapa pentingkah vaksinasi? Benarkan Bumi itu datar? Apakah telur baik untuk dikonsumsi? Pada era informasi seperti sekarang, yang menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu bukan hanya pakar, melainkan juga para penganut teori konspirasi, orang awam sok tahu, hingga pesohor yyang menyesatkan. Kadang, dalam rimba infomasi masa kini, penjelasan pakar tidak didengar, sementara jawaban dari tokoh yang mempunyai ba...