Novel yang sudah diangkat menjadi
film ini merupakan salah satu film popular pada zamannya dan bagi pecinta novel
dan film masa sih ga ada yang tau seri ini.
Terus kenapa aku milih buku ini?
Karena aku baru baca bukunya sekarang setelah nonton filmnya beberapa tahun
yang lalu. Walaupun telat, seri filmnya merupakan salah satu film favorit aku
nih, jadi akhirnya kesampaian untuk baca novelnya.
Opini aku setelah baca novel
terutama buku pertamanya sih Katniss masih jadi salah satu protagonist favorit.
Buku yang isinya full dari POV Katniss ini menggambarkan karakter dari si Katniss
ini. Bisa dibilang, I feel you sis.. Serasa dipertemukan dengan Kakak perempuan
yang sefrekuensi.
Bisa diliat sinopsisnya:
Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan
Capito; sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas distrik. Katniss, gadis
16 tahun, tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di
Distrik 12.
Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing
masing distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk
bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televise The Hunger Games.
Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.
Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti The Hunger Games, Kantniss
mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan
pernah dilupakan Capitol.
Pasti sudah pada tahu, kalau buku
ini tuh terdiri dari 3 seri. Untuk yang seri pertama ini masih sesi perkenalan
tapi penyampaian pikiran si protagonist nya ini cukup tersampaikan, bagaimana
dia kebingungan bisa sampe juga ke pembaca yang kalau kalian satu frekuensi
dengan watak atau karakter dari protagonist seri ini pasti ikut bingung juga.
Buku ini memang sangat gantung
akhirnya, maklum akan dilanjut di buku kedua.
Dan sebetulnya karakter yang
bernama Peeta juga buat aku penasaran sih, aku penasaran POV Peeta. Karena aku
punya banyak pertanyaan untuk karakter yang satu ini. Sebenernya aku juga udh
nonton filmnya tapi memang lebih mendetail POV karakternya yang meliputi
perasaan protagonist ya di novel. Jadi penasaran dengan POV Peeta karena memang
dibuku pertama ini masih terlihat antara real
atau fake.

Comments
Post a Comment