Tulisan ini merupakan pendapat pribadi, bisa
jadi tiap orang berbeda dan bukan merupakan suatu sumber ilmiah.
Oke, tentunya tiap orang punya genre novel
favorit atau bahkan ada yang suka dengan semua genre. Sedangkan aku merupakan
salah satu orang yang punya genre favorit atau bahkan lebih suka membaca salah
satu genre, tetapi bukan berarti ga baca genre lain, hanya saja ada rasa kangen
kalau misalkan ga baca novel dengan genre tersebut. Sip, jadi apa genre novel
favoritku? Tentu saja dark fantasy, sci fi, dan mulai tertarik dengan genre
mystery serta thriller.
Lanjut..
- Plot StoryTentu saja namanya novel plot ceritanya harus menarik, mulai dari konsep ceritanya atau bahkan cara penyampaian penulis kepada pembaca. Bisa jadi novel tersebut disampaikan dari sudut pandang orang pertama atau sudut pandang orang ketiga dsbnya. Ada novel yang hobi meletakkan plot twist dan ada juga novel yang meletakkan plot twist diakhir aja. Ada juga novel yang ngebosenin dari awal tapi beberapa halaman terakhir mulai seru. Jujur aku kurang suka yang kaya gitu, inginnya sih dari awal seru. Kalau kalian suka membaca novel terjemahan tentu cara penyampaian hasil terjemahan terkadang ada yang sulit dimengerti pemilihan katanya. Akan tetapi, jangan khawatir karena sekarang novel terjemahan bagi aku sudah cukup baik hasil terjemahannya sehingga mudah dimengerti. Jadi ga usah khawatir untuk beli novel terjemahan karena aku merupakan salah satu orang yang sering banget beli novel terjemahan berhubung list novel yang aku mau kebanyakan penulis luar dan harga novel original tanpa terjemahan agak sedikit pricey hehe.
- KarakterIni merupakan HAL PENTING kadang aku merasa kalau plot ceritanya bagus tapi karakternya kurang ngena, rasanya novel tersebut jadi berat sebelah dan kadang males untuk lanjutin karena karakternya tidak memberikan kesan yang kuat kepada pembaca. Salah satu novelnya yang aku kecewa banget adalah Carve The Mark, sebenarnya kalau dari segi storynya tuh bagus berhubung novel tersebut bergenre sci fi tapi ga tau kenapa karakternya kurang ngena dan bahkan konflik yang terjadi antar tokoh protagonist dan antagonisnya tidak terasa. Bahkan aku bingung karakter antagonisnya tidak terasa seperti penjahat utama disana dan bahkan tokoh protagonist yang menjadi main character nya kurang ngena aja begitu. Alhasil novel tersebut ga berhasil aku tamatin gara gara saking bosennya. Jadi begitu guys betapa pentingnya karakter dalam novel bagi aku. Itu penentu banget atau seperti zat pembangun dalam novel yang dapat menghidupkan plot storynya.
- Villain/Antagonist
Lho? Apa bedanya dengan no 2 tadi? Okeoke sebenernya nyambung tapi aku lebih ingin menceritakan mengenai salah satu karakter penting dalam suatu novel. Aku penyuka karakter antagonist atau villain atauu anti hero. Yes. Aku suka novel yang mempunyai tokoh villain keren karena hal pertama yang aku cari ketika mulai baca novel adalah siapa villainnya. Kalau ternyata villainnya tidak sesuai yang aku suka. Kecewa. Bagi aku karakter villain ini juga menjadi penentu jalannya suatu cerita dan pembentuk karakter lain seperti protagonistnya karena semakin keren villainnya seharusnya sih protagonistnya pun keren. Seimbang gitu. Cuman, no no. Aku melirik dulu villain nya. Kadang aku merasa villain tuh lebih realistis gitu dibanding main characternya. Ya ga? Ga semuanya juga sih. Akan tetapi, serius deh setiap novel yang aku baca, aku selalu penasaran dengan siapa villainnya. Keren ga, bagus ga, dsbnya.
Baiklah, mungkin cuman 3 yang dapat aku
sampaikan terkait hal tersebut. Aku bukan pakar atau specialist dalam bidang
ini. Ini hanya pendapat pribadi.
“A hero will choose the world over you, a
villain would kill the world for you"
Trims.
Comments
Post a Comment