Skip to main content

[REVIEW] Novel "Queen of Hearts" Karya Colleen Oakes


Judul : Queen of Hearts
Karya : Colleen Oakes
Genre : Fantasy, YA
Penerbit : Metamind
Bahasa : Terjemahan ke Indonesia
Tebal : 280 hal
Cover : Soft
Publikasi : Februari 2014
ISBN : 9781940716039
Series/Bukan : Volume 1
Sinopsis :

Cinta yang merekah.
Pengkhianatan Seorang Ayah.
Rahasia Ke Kerajaan.

Keajaiban Wonderland seakan sirna saat Dinah, putri Sang Raja HAti, mengetahui jika ia bukan satu-satunya pewaris takhta Kerajaan Wonderland. Kasih sayang sang ayah ang mulai luntur pun mengancam posisi Dinah untuk menjadi Ratu Hati pengganti sang ibunda yang telah meninggal. Akan tetapi, Dinah selalu yakin bahwa ialah pewaris takhta Kerajaan Wonderland yang sebenarnya. Hingga kejadian aneh pun mulai menampakkan dirinya satu per satu.

Dinah merasakan ada hal mengerikan yang tidak diketahuinya selama ini - sebuah misteri besar yang telah lama ditutup-tutupi di balik megahnya Kerajaan Wonderland. Dibantu kekasihnya, Wardley, Dinah berusaha mengungkapkan misteri tersebut sebelum 'musuh tak terlihat' berhasil menghancurkan Dinah beserta orang-orang yang ia sayangi.

Kisah petualangan epic Queen of Hearts akan mengajak pembaca untuk menyelami sisi lain dari pewaris takhta Wonderland yang diliputi amarah dan kekecewaan. Tak ketinggalan, tokoh-tokoh seperti Cheshire, Mad Hatter, dan prajurit kartu akan muncul dan memberikan sentuhan yang jauh lebih gelap dari dunia Alice's Adventures in Wonderland.

Berhati-hatilah... tidak semua dongen berakhir dengan bahagia. Inilah kisah seorang putri yang berubah menjadi penjahat.

Buku ini bagus, dibalut dengan cerita berlatar belakang seperti Alice in Wonderland karena penulis mengaku terinspirasi dari cerita klasik tersebut dan bacaan ringan bagi para penikmat novel fantasy yang kurang suka dengan buku tebal. Disini aku suka banget dengan karakter utamanya, kadang nyebelin kadang juga kasian. Agak rebel pula dan buku penulis menggaet karakter utama dari kerajaan hati yang apabila dalam buku klasik Alice in Wonderland termasuk orang yang mengerikan atau berperan antagonis. Di mana Putri Dinah seorang Putri dari Kerajaan Hati yang direncanakan menjadi penerus tahta, dengan menjadi ratu dia bebas bertindak sesuai dengan keinginannya tanpa perlu menuruti perintah ayahnya yang pilih kasih dan sangat kasar dengan Dinah. Kedatangan sesosok yang tidak diharapkan menghancurkan segalanya, perasaan di khianati dan ayah yang tidak terlihat seperti sosok ayah sama sekali. Kerajaan macam apa kaya gini, raja apa yang kaya gini, pikir aku. Tapi justru story seperti ini yang seru apalagi Putri Dinah tidak seperti putri yang berperilaku anggun, lemah lembut dll tapi terkadang arogan dan egois. Aku suka banget karakter seperti itu. Jadi buku pertamanya ini udah buat kalian suka dan penasaran dengan cerita selanjutnya, banyak misteri yang belum terungkap terutama kisah kelam kerajaan. Karena ini buku pertamanya karakter lainnya belum terlihat terlalu kuat karakternya dan sangat fokus dengan karakter Dinah ini. Bagi kalian pecinta genre fantasy, buku ini bisa menjadi rekomendasi untuk kalian. Dalam buku pertama ini bisa mengajarkan kita untuk terus berjuang dan menghadapi segala tantangan, tidak membiarkan kata-kata orang dan pikiran orang dapat mempengaruhi kalian. Kita hidup sendiri, berjuang sendiri dan tidak lupa berterimakasih kepada orang yang telah berkorban dan membantu kita agar terus berjuang.

Kenapa sih aku bisa tertarik untuk membeli novel ini, sebenarnya aku mulai tertarik membaca novel ini karena synopsis yang ada di belakangnya dikatakan "Berhati-hatilah... tidak semua dongen berakhir dengan bahagia. Inilah kisah seorang putri yang berubah menjadi penjahat."


Mungkin pada awalnya kita kecewa dengan pemaparan karakter yang kurang kuat karena hanya terfokus pada satu karakter serta banyak sekali misteri yang cukup lama terungkap tetapi bagi aku karena seperti itu buat diri aku penasaran untuk lanjut ke buku kedua. Semoga buku keduanya lebih bagus daripada sebelumnya dan membuat kita penasaran untuk lanjut ke buku ketiga.

Comments

Popular posts from this blog

[review] Di Tanah Lada - Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Buku novel Di Tanah Lada ini merupakan novel kedua dari penulis, yaitu Ziggy setelah baca Tiga dalam Kayu dan novel ini menceritakan tentang dua anak kecil yang diliputi skeptis dan pertanyaan-pertanyaan yang wajar sekali jika mereka mempertanyakan hal itu, tetapi mereka tidak hanya bertanya, kebanyakan mereka menyimpulkan berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan. Mulai dari perspektif dimana mereka mendoktrin bahwa semua ayah itu jahat dan masih banyak lagi, walaupun ada beberapa point yang pengen banget dibahas lebih jauh lagi tapi aku puas dengan endingnya, bahkan terdapat lebih dari satu ending. Berikut sedikit penjelasan novelnya, "Salva, sering disapa Ava. Namun, Papanya ingin menamainya Saliva, yang berarti ludah, sebab menganggapmya tidak berguna. Dari kamus pemberian Kakek Kia, Ava mencari setiap maksa dari kata-kata yang ditemukan sehari-hari. Ketika keluarga Ava pindah ke Rusun nero setelah Kakek Kia meninggal, Ava berjumpa dengan P-anak lelaki yang pandai sekali b...

[review] Bone by Mijin Jung

  Ini dia sinopsisnya, “Bawa 500 juta won, atau gadis ini mati.” Dua tahun sudah Hajin menghilang tanpa kabar, meninggalkan luka yang nyaris tak bisa disembuhkan dalam diri Junwon. Akan tetapi, saat Junwon mulai melupakan Hajin dan melanjutkan hidupnya, dia menerima sebuah paket dengan surat ancaman. Batas waktunya mendesak, Junwon harus menemukan Hajin. Jika tidak, sudah bisa dipastikan dia tidak akan pernah bisa bertemu dengan gadis itu lagi. Junwon pun memulai pencariannya, tenggelam dalam kenangan-kenangan bersama Hajin… Sebuah fiksi fotografi. Foto oleh Sunhye Oh.   Aku tertarik dari buku ini karena mereka menyajikan jepretan-jepretan karya Sunhye Oh dan hasil jepretannya aku suka tipikal gloomy dan dark gimana gitu kesannya. Kemudian, judulnya. Setelah baca buku ini, kalian akan tahu kenapa buku ini bisa diberi judul “Bone” Overall, dari segi ceritanya termasuk biasa aja, alurnya maju mundur dan mungkin jadinya lebih ke misteri-romance. Barangkali genrenya (?) Bukan peny...

[review] MATINYA KEPAKARAN - TOM NICHOLS

Pertama-tama, kenapa aku bisa memilih buku ini untuk dibaca. Banyaknya list buku yang ingin aku beli kalah dengan ego, yang malah cari referensi lagi buku untuk dibeli dan ketemulah satu video youtube, yaitu official youtubenya Pak Anies yang mereview buku ini. Dalam video tersebut Pak Anies menjelaskan kaitannya "pakar" dan suatu negara. Penasaran dong. Yes, sebagai seseorang yang bekerja dengan topik terkait dalam suatu kepakaran tentu saja mendorong niatku untuk membeli buku ini. Sebelumnya mohon maaf list bukuku yang lain..  Berikut sinopsis dari buku tersebut,  Seberapa pentingkah vaksinasi? Benarkan Bumi itu datar? Apakah telur baik untuk dikonsumsi? Pada era informasi seperti sekarang, yang menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu bukan hanya pakar, melainkan juga para penganut teori konspirasi, orang awam sok tahu, hingga pesohor yyang menyesatkan. Kadang, dalam rimba infomasi masa kini, penjelasan pakar tidak didengar, sementara jawaban dari tokoh yang mempunyai ba...